Thursday, October 25, 2012

called pain

HAI semuanya...........................gue-kangen-nulis-disini hahahaha.
Karena beberapa waktu kemaren gue sibuk jd gue ga sempet nulis disini dan berhubung besok dan besoknya dan besoknya libur, gue pun nganggur. Hmm ga ngaggur sih sebenernya karena tugas juga banyak, tp gue jd punya waktu untuk bercerita dan berbagi disini.

***

Sekarang gue hanya ingin mengungkapkan isi hati gue. hari ini, Kamis, 25 Oktober 2012 was awful for me. why????
Pertama, gara-gara laporan kimia. Kenapasih guru piket hari ini nyebelin? ngeselin? Kenapa sih mesti pas-pasan banget dia yang jd guru piket disaat gue belum ngeprint tugas? Great! Tadi itu gue sengaja dateng pagi-pagi buta ke sekolah cuma buat ngeprint laporan kimia yg ditugaskan oleh guru kimia tercinta #okesip. Tapi ternyata tempatnya belum buka dan itu berarti gue harus nunggu. Setelah gue nunggu, gue kesana lagi dan ternyata.......................................tempatnya penuh!!! Buat masuk aja susah! Gimana gue mau ngeprint?? *mengumpat dalam hati* *pasang muka melas* *joget oppa gangnam style* Karena gue adalah orang yang gamau susah jadi gue menitipkan flashdisk gue ke amang-amangnya dan gue bilang bakal gue ambil pas pelajaran kimia atau pas istirahat. Jam pun berlalu dan akhirnya disaat gue mau ngambil tugas gue ke luar, guru piket ga ngijinin! JELEGER~! Bt gak sih????? Terus ceritanya gue nari oppa gangnam style lagi. Engga sih, ga gitu sebenenrya. Bt gue klimaks sampe akhirnya gue ga bt lagi gara-gara gue nari saman. gue juga ga ngerti kenapa nari saman begitu membuat gue bahagia.................
Kedua, pelajaran terakhir gue di hari ini adalah matematika. Kelas gue diajar oleh guru yang bernama...........sebut saja dia Bapak Asep, karena memang sebenernya namanya adalah Pak Asep. Sekilas tentang dia dulu ya. Dia adalah gueu matematika terhebat yang gue tau selama umur gue hampir 17 tahun ini. Gue sampe ga ngerti lagi sama otaknya saking pinternya :( mungkin lebih tepatnya, beliau adalah orang yang cerdas, bukan pintar. Kelewat jenius bahkan. Awalnya gue kaget banget diajar sama beliau. Metode pengajarannya sangat sistematis dan membuat anak-anak tercengang, membuka mulut dengan lebar kurang lebih 15 cm. Semua materi pasti punya cara cepet kalo diajar sm dia. Soal yang begitu rumitnya, beliau bilang bisa diselesaikan hanya dengan memelototi soalnya dan tersenyum. In fact, kalo gue praktekin kaya gitu sih ga berhasil, YAKALI MELOTOTIN SAMA SENYUM DOANG DAPET JAWABAN! HAHAHA! eup! Tapi ternyata maksud dari perkataan dia itu adalah dia punya beberapa trik dalam menjawab soal UN dan SNMPTN yang paling hanya butuh waktu 5-10 detik untuk menyelesaikannya. Amazing-nya beliau mengalahkan amazing-nya spiderman. Gue pun tak mengerti. Dan gue jujur aja, merasa terseret-seret kalo diajar sm dia. Bayangkan! Semua bab yg dipelajari di kls 12 (semester 1 dan 2) bisa beliau selesaikan dalam waktu kurang lebih 3 bulan. Hanya tinggal 2 bab lagi yg belum beliau bahas. Tapi ternyata............................Tuhan berkehendak lain. Disaat gue sangat berharap penuh kepada beliau akan UN matematika gue dengan cara pengajarannya yg sangat luar biasa dahsyatnya, ia dipanggil oleh walikota untuk menerima jabatan baru sebagai............................Kepala Sekolah di SMA lain! JLEB! Sakit............... Kenapa di saat gue telah menaruh harapan penuh? Kenapa di saat kita udah memakai metode pembelajarannya? Kenapa harus setengah jalan kaya gini? Kenapa beliau harus TIDAK mengajar lagi?? Unbelievable. It's so hard to say that he is not my teacher again. Not our teacher again. Tadi siang beliau pamit ke kelas gue berkata panjang lebar yang intinya permohonan maaf dan terimakasih, juga maksud dan tujuan dia dalam proses pembelajarannya menggunakan metode tersebut. Beliau pun meneteskan air mata........................................... Ternyata anak-anak kelas gue pun meluapkan bentuk emosi berupa air mata, termasuk gue. Sangat sulit untuk diungkapkan bahwa kami sangat kehilangan sosok bapak, pak. Sangat sedih tidak akan diajar lagi oleh manusia cerdas seperti bapak. How sad! Tapi yang gue tau adalah ini cara Tuhan dan jalan Tuhan. Setiap masalah yang diberikan pasti akan selalu ada hikmahnya and i definitely believe about that. Mungkin dengan Pak Asep menjadi Kepala Sekolah disana, itu jalan yg terbaik. I must say that i will miss you, pak! Semoga sukses terus dan doakan kami-murid2bapak- akan mengikuti jalan kesuksesan bapak! Thank you for every little thing that you gave :)





"To let someone go is the hardest thing of my life. Moreover, he have influenced your life. For example in this situation." 

Monday, October 15, 2012

Mungkin 'jika' gue memiliki pemikiran yang sama dengannya, gue pun akan melakukan hal yang sama pula. Itu hanya 'jika' dan 'hanya jika'. Bukan gue ingin, tapi hanya menganalogikan.
Gak semua yang kita rasa, bisa diucapkan dengan kata-kata.






be mature

Saturday, October 6, 2012

sibuk

Kelas 3 semakin sibuk. Sibuk sama tugas. Sibuk belajar. Sibuk les. Sibuk mikirin masa depan. Sibuk-sibuk yang berkelas. 
SEMANGAT YA ALVI! :D

Sunday, September 30, 2012

"bukan" september ceria

Hari ini adalah hari terakhir di bulan September........
Itu artinya bulan yang konon orang bilang adalah September Ceria akan berakhir.
Kenapa gue nulisnya September Ceria itu menurut orang-orang dan bukan menurut gue?
Karena................memang gitu nyatanya (bagi gue).
September bukanlah bulan untuk gue. Gue ga ngerti kenapa.
Setiap tahunnya bulan September itu selalu memberikan gue kesedihan.
Bukan, disini gue bukan menyalahkan bulan September. Disini gue hanya bercerita.
Apa yang salah sih sama bulan September bagi gue? Kenapa selalu memberikan kesedihan?
Beda dari bulan-bulan yang lainnya. Kesedihan sering gue alami juga di beberapa bulan yang lain.
Tapi ga kaya gini......................ga separah ini.
Kesedihan yang susah dijelaskan tapi rasanya di hati gue tuh....................susah diungkapkan.
Gue ngerti, setiap orang pasti belajar atau dapet pelajaran dari setiap kesedihan atau cobaan yang dia dapet.
And actually, emang gue mendapatkan pelajaran yang berharga karena masalah-masalah yang dateng.
Dan waktu emang cepet banget berlalu.....................sekarang bulan kesedihan bagi gue ini udah mau usai.
Usainya bulan September ini apakah akan berarti kesedihan yang gue alami juga akan usai?
Ya......siapa yang tau sih. Namanya juga manusia, cobaan dan masalah itu pasti aja dateng. Iya kan?
Gue cuma bisa berdoa dan berharap dengan berakhirnya bulan September kesedihan gue juga akan berlalu.
Intinya LIFE MUST GO ON........................
Waktu terus berjalan. Masalah akan terus datang.
Tinggal gimana kita menyikapi masalah tersebut. Harus jadi orang kuat yang ga akan dihancurkan oleh masalah.
Mau kita yang menaklukan masalah, atau masalah yang menaklukan kita? :)

***

Beberapa hari yang lalu gue sempet nonton konser Agnes yang ditayangin di salah satu stasiun TV swasta. Ada kalimat yang bener-bener nempel di otak gue sampe sekarang yang keluar dari mulutnya Agnes. Katanya, dia juga di kasih tau seseorang untuk ngomong seperti itu. kalimatnya adalah............................
"Jangan berkata bahwa 'Tuhan, aku memiliki masalah yang sangat besar' tapi katakanlah 'Masalah, aku memiliki Tuhan yang sangat besar'." 

Monday, September 24, 2012

langit dan awan

Ga semua hal yang kita rasakan bisa untuk kita ucapkan....
Tapi disini, aku akan bercerita...
Tentang suara hati yang tidak terucapkan...
Biarkan sebuah perasaan tak memiliki perasaan yang lainnya...


Langit dan awan
Langit yang penuh keindahan dan kehangatan
Yang terbayang adalah selalu dirimu
Dikala aku memandangnya

Sang awan
Adalah ia yang paling dekat denganmu
Yang bisa bersentuhan tanpa perlu menembus dimensi
Yang memperindah dan menghangatkan dirimu

Saat langit beri cahaya kehangatan, awan tersenyum dan melambai indah
Saat langit menurunkan hujannya, awan menemani dan senantiasa mengusapnya
Saat langit beri suara yang mahadahsyat, awan meredamnya
Seraya berkata, aku disini dan aku akan menemanimu

perumpamaan

"Jika diibaratkan emas, tanpa orang ketahui sedikitpun, emas akan tetap menjadi emas"


"Jika diibaratkan berlian, tanpa orang ketahui sedikitpun, berlian akan tetap menjadi berlian"


"Jika diibaratkan permata, tanpa orang ketahui sedikitpun, permata akan tetap menjadi permata"